Deskripsi
Fenomena perceraian karena perbedaan agama bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan ujian bagi konsistensi hukum dan keadilan di negeri yang menjunjung tinggi kebebasan beragama. Melalui buku Menimbang Iman dan Keadilan, Penulis menelusuri akar masalah disparitas putusan pengadilan agama dalam perkara perceraian akibat konversi agama salah satu pihak.
Dengan pendekatan hukum normatif dan analisis kasus, buku ini menyingkap bagaimana ketegangan antara syariat, hukum negara, dan hak asasi manusia kerap menimbulkan tafsir berbeda di ruang peradilan. Di antara ayat-ayat dan pasal-pasal, penulis mengajak pembaca merenungkan: sejauh mana hukum mampu menegakkan keadilan tanpa mengorbankan iman?
Buku ini penting bagi mahasiswa hukum, akademisi, hakim, maupun siapa pun yang ingin memahami wajah hukum keluarga Islam di Indonesia dari sisi yang paling manusiawi, di titik di mana cinta, keyakinan, dan keadilan bertemu namun sering kali tak seimbang.


